Miracle in My Life



Cheesy banget yaa judulnya, tapi dalam post ini gue benar-benar mau menceritakan about those 'Miracle' things that happen in my life since I know Miracle itself.

Well, biarkan gue menjelaskan secara singkat ya apa dan siapa itu Miracle.
Miracle itu adalah sebuah.. kepenilikan (sebutan lain untuk sebuah komunitas kelompok sel) yang merupakan bagian dari Gereja Mawar Sharon Jakarta.
Gue memutuskan untuk menulis blog ini ketika gue diminta untuk menceritakan bagaimana awal perkenalan dengan Tuhan dan bagaimana hidup gue dibentuk didalam kelompok ini dan menuliskannya dalam Caption Instagram gue bersama dengan logo Miracle yang dapat kalian lihat diatas.
Tapi... gue merasa jauh lebih nyaman mengungkapkannya disini.
So.. Yeah here we go


Miracle itu...... 
Adalah sebuah tempat dimana gue belajar untuk belajar.
Sejak pertama kali gue masuk ke komunitas bernama Miracle ini, gue sudah belajar bagaimana caranya bersosialisasi dengan orang-orang baru.
Terdengar lebay memang, tapi ya itulah kenyataannya bagi gue yang dulu tidak begitu pandai membangun hubungan dengan orang baru.
Sebuah tempat dimana gue selalu belajar untuk tidak berada di dalam zona nyaman.
Namun juga merupakan sebuah tempat dimana gue bisa merasa nyaman.


Tapi highlight dari post ini gue tempatkan dalam paragraf ini.

Gue sangat percaya, Tuhan lah yang memilihkan dan menuntun gue secara langsung sampai ke Miracle. Dimana disini lah gue mulai belajar untuk mengenal Tuhan secara sungguh-sungguh dengan melihat bagaimana orang-orang luar biasa disekeliling gue melakukan hal yang sama saat itu.
Gue belajar memiliki hati seorang murid, hati yang mau dibentuk, hati yang mau diajar.
Tuhan memakai Miracle untuk menyadarkan gue bahwa mengikut Dia itu menyenangkan. Walaupun itu dalam situasi dan kondisi yang tidak menyenangkan.

Dan lewat Miracle ini jugalah Tuhan menyadarkan gue bahwa gue itu butuh orang lain.
Gue butuh orang lain untuk mengingatkan gue ketika gue mulai berjalan keluar dari track nya Tuhan.
Orang-orang yang menunjukan kasih, dimana dari sinilah gue juga belajar untuk mengasihi.

Gue selalu percaya keberadaan gue di Miracle bukanlah suatu kebetulan.
Gue percaya bukan suatu kebetulan waktu itu Kiki dan Megan memaksa gue untuk ikut acara Connecting Time.
Dan gue sangat percaya bahwa saat itu memang saat dimana Tuhan memanggil gue -dombaNya yang sudah lama hilang- untuk kembali digembalakan oleh Dia.
Gue tidak mengalami secara langsung bagaimana dulu Miracle itu dibentuk, tapi gue tau Tuhan yang memutuskan bahwa Hanie Phang akan menjadi bagian dari Miracle itu sendiri.


I know Miracle is not perfect.
We made mistakes sometimes, included me.
Karena itu, tujuan dari post ini bukanlah untuk mempromosikan betapa hebatnya komunitas kelompok sel saya, atau betapa benarnya saya sebagai seorang manusia saat ini.
No..
Saya menulis ini untuk siapapun kalian, yang berkesempatan membaca post ini mengetahui, bahwa Tuhan itu sangat mengasihimu. 
He loves you as much as He loves me.
Apapun kondisi kalian saat ini.

Dan...
Miracle adalah salah satu tempat dimana Tuhan menyatakan kasih-Nya dalam hidup gue.

💗



Komentar

Postingan Populer